joomlarulit.com

images/logo.jpg

Taman Alam Lumbini Hadirkan Pagoda Megah di Sumatera Utara

Nah jika sedang berkunjung di Medan, ibukota Sumatera Utara dan sedang mencari objek wisata murah di Medan atau objek wisata unik di Medan, maka patutlah singgah dan bewisata di Tanah Karo, khususnya di Brastagi. Brastagi memang objek wisata andalan Sumatera Utara. Selain suasanaya yang dingin dan sejuk, ternya Berastagi memiliki objek wisata yang tidak kalah menariknya dengan objek wisata lainnya yang ada di berastagi yaitu Taman Alam Lumbini. Dimana Wisata Taman Alam Lumbini merupkan wisata religi yang letaknya di Desa Tongkoh, Kecamatan Dolat Rakyat, Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Taman Alam Lumbini kini menjadi sebuah destinasi wisata Berastagi yang populer, karena memiliki keunikan berupa adanya sebuah pagoda yang merupakan pagoda tertinggi di Indonesia, dengan warna mencolok yang menarik perhatian. Seluruh bangunan bewarna emas berkilau. Dari kejauhan, warna keemasan itu berkilau membuat pagoda semakin mencuri perhatian. Taman Alam Lumbini yang merupakan replika Pagoda Shwedagon atau juga disebut pagoda emas Yangon yang ada di Myanmar. Dibuka pada Oktober 2010 replika ini pernah dicatatkan pada rekor MURI untuk kategori stupa tertinggi di Indonesia, serta termasuk sebagai replika tertinggi nomor dua di Asia Tenggara.

Untuk masuk ke kawasan Taman Alam Lumbini, Anda tidak akan dipungut biaya untuk tiket masuk sepeser pun. Bagi setiap pengunjung yang memasuki lokasi Taman Alam Lumbini hanya diminta untuk mengisi buku tamu yang terdapat di depan gerbang masuk. Namun tenang saja, karena objek tujuan wisata ini dikelola dengan manajemen profesional. Objek wisata ini sudah memperlengkap diri dengan fasilitas penunjang yang akan menyamankan para pengunjung yang datang untuk berwisata ke tempat ini.

Untuk menuju ke Pagoda ini, Anda akan melewati sebuah jembatan gantung sebagai infrastruktur penyebarangan yang dipadukan dengan puluhan lentera yang bergelantungan. Jembatan gantung sepanjang 20 meter ini dikenal dengan nama Titi Lumbini. Di bawahnya terdapat taman yang indah yang ditata dengan apik dan menarik, sebagai harmonisasi dari suasana hutan alam di sekelilingnya. Udara yang sejuk juga akan selalu mengiringi jalan-jalan Anda menuju Pagoda yang pastinya sudah Anda nanti-nantikan. Ini akan menjadi jalan-jalan yang berkesan.

Sesampainya di area Pagoda, Anda seolah disambut oleh kemegahan Replika Pagoda Shwedagon yang bercat emas dengan arsitektur yang begitu indah. Relief-relief unik dan patung-patung Buddha menghiasi bangunan utama Pagoda ini. Di sebelah kiri bangunan utama Pagoda, terdapat sebuah menara yang memiliki puncak berbentuk bekisar. Di bawahnya terdapat hiasan sulur berupa gelang-gelang emas sepanjang 1,5 meter. Di puncak Pagoda, terdapat puluhan lonceng sebagai penghias yang akan berdentang jika tertiup angin.

Dengan bentuk bangunannya yang khas dan warnanya yang keemasan, bangunan pagoda ini terlihat begitu indah dan sangat megah. Pagoda ini sendiri adalah tempat ibadah untuk yang beragama Budha. Tapi untuk menikmati indahnya pagoda dari luar dan dalam bangunan, semua orang boleh masuk. Sebelum masuk kita harus melepas alas kaki dan meletakkannya di rak yang telah disediakan disamping pintu masuk. Aturan lain seperti tidak boleh memotret dengan kamera handphone jika berada di dalam Pagoda dan tidak boleh makan atau minum selama berada di areal Pagoda merupakan aturan umum yang harus dipatuhi oleh para pengunjung. Taman Wisata Alam Lumbini buka setiap hari, kecuali Minggu, pengunjung hanya boleh mengitari bangunan Pagoda, dan tidak boleh masuk kecuali mereka yang ingin melakukan ibadah, bagi mereka yang beragama Budha. Karena di hari Minggu, umat yang beribadah cukup ramai.

Seperti halnya berada di dalam tempat ibadah Buddha lainnya, Anda akan langsung mencium harumnya bakaran hio. Suasana di dalam Pagoda begitu teduh dan tenteram. Walaupun pengunjung banyak, tetapi mereka mampu dengan kesadarannya menjaga ketenangan di tempat itu layaknya tempat beribadah lainnya. Di dalam Pagoda, tepat di tengah-tengah ruangan, Anda dapat melihat empat patung Buddha yang terbuat dari marmer. Dalam Pagoda Taman Alam Lumbini ini tersimpan sebanyak 2.958 rupang Buddha, 30 rupang Arahat dan 108 relik suci serta hampir seluruhnya dibawa langsung dari Myanmar, termasuk puncak pagoda setinggi 46,8 meter di atas stupa.

Di samping bangunan pagoda juga terdapat taman dengan bunga-bunga yang bermekaran dan tanaman, patung-patung binatang, ada patung Budha dan ruang penelitian tanaman, yang menambah indahnya pagoda di Taman Alam Lumbini ini. Satu hal yang cukup menarik tumbuhan di dalam komplek ini juga diberi papan nama, yang dimana berisi keterangan nama Latin, Indonesia, dan Lokal (bahasa Karo). Pagoda Taman Alam Lumbini telah dilengkapi berbagai fasilitas pendukung pelayanan objek tujuan wisata yang dikelola dengan manajemen profesional. Mulai dari toilet, fasilitas pelayanan informasi, taman-taman rekreasi, permainan anak-anak, peralatan fitness. Begitu juga fasilitas penunjang lainnya untuk kebutuhan pengunjung,pengelola telah mempersiapkan sejumlah toko-toko kecil atau kios untuk menjual berbagai macam makanan ringan, souvenir, dll.

Untuk mencapai ke Taman Alam Lumbini ini Anda bisa menggunakan mobil-mobil angkutan umum rute Medan-Berastagi-Kabanjahe dengan membayar ongkos berkisar Rp.10.000 dan pengunjuk dapat berhenti di simpang Tongkoh setelah sampai di simpang Tongkoh wisatawan atau pengunjung bisa melanjutkan dengan naik angkot atau berjalan kaki sekitar 500 meter untuk mencapai Taman Alam Lumbini.

https://ksmtour.com/informasi/tempat-wisata/sumatera-utara/taman-alam-lumbini-hadirkan-pagoda-megah-di-sumatera-utara.html