joomlarulit.com

images/logo.jpg

Danau Kaco Kerinci, Airnya Bening Seperti Kaca, Ikan di Dasar Danau Pun Terlihat Jelas

JAMBI – Anda suka berpetualang? Jika iya, mengunjungi Kerinci adalah suatu hal yang “wajib”.

Singgah ke Jambi, belum lengkap rasanya bila belum mengobok-obok wilayah Kerinci, satu district yang dianggap sebagai “surga” kecil.

Hutan hijau, gunung tinggi, dan danau biru, Kerinci punya semua.

danau


Banyak wisata alam yang tersimpan di balik rimbunnya hutan dan tingginya barisan gunung. Selain gunung Korinci, kabupaten berjuluk Sakti Alam Kerinci juga dikenal punya banyak danau menawan. Danau Kaco salah satunya.

Danau berair biru yang bening seperti kaca. Danau ini berada di desa Lempur, kecamatan Gunung Raya, kabupaten Kerinci. Persis di kaki gunung Batuah, dengan ketinggian 1.289 meter diatas permukaan laut.

Satu tempat yang sejuk dan nyaman, jauh dari hiruk-pikuk aktifitas kota. Dari Jambi Anda bisa menggunakan travel menuju terminal Kota Sungai Penuh.

Selanjutnya Anda bisa menggunakan mini bus untuk sampai ke desa Lempur. Perjalanan butuh waktu yang cukup panjang, sekitar 12 jam. Dari Lempur, Anda harus melanjutkan dengan jalan kaki. Normalnya untuk sampai Danau Kaco, butuh waktu dua jam.

Jalur yang dilewati berupa tanah berbatu, naik-turun bukit. Anda juga harus menyebrangi sungai Mejunto. Sungai ini airnya jernih dan arusnya tak begitu deras.

Tapi kala turun hujan deras turun di hulu sungai, arus akan berubah drastis, menjadi besar dan bahaya. Saat musim hujan seperti sekarang, Anda harus melakukan persiapan ektra.

Sebab jalur pendakian akan berubah jadi lumpur kala diguyur hujan.

Praktis Anda harus sedia mantel.

Anda juga harus menggunakan sepatu atau sandal gunung yang punya daya cengkram kuat ke tanah, dan tambang untuk bantu menyeebrangi Sungai Menjuto bila arus sungai berubah jadi deras dan besar.

Namun sebelum mendaki, Anda perlu mampir ke sekretariat Pancagura untuk di data. Mereka dipercayai mengurusi wisatawan yang ingin mengunjungi danau Kaco.

Anda juga diwajibkan membayar Rp 10 ribu untuk dana kebersihan. Yang menarik dari danau Kaco adalah airnya yang biru dan sebening kaca.

Kata Deri Sopian, seorang pemandu wisata dari komunitas Bumi Merangin, danau ini akan terlihat cantik saat pulan purnama. “Danaunya tampak bersinar meski gelap gulita. Bagus sekali,” katanya.

Saking beningnya, ikan Semah yang hidup di danau terlihat jelas dari permukaan. Di sana Anda bisa mandi dan berenang sepuasnya. Singgah ke tempat seindah itu rasanya ingin terus berlama-lama.

Bila hari telah gelap Anda bisa menegakkan tenda untuk bermalam, atau menunggu malam purnama.

Dan menyaksikan kecantikan Danau Kaco.

 

Sumber: tribunnews.com

Top