joomlarulit.com

images/logo.jpg

Mengenal Museum OHD Magelang yang Bukan Sekedar Museum

Museum OHD Magelang adalah museum pribadi yang dimiliki kolektor lukisan ternama yang bernama Oei Hang Djien (OHD). Meskipun museum OHD belum setenar Museum Affandi Yogyakarta tetapi museum ini merupakan tempat wajib yang anda kunjungi terlebih jika kamu memiliki jiwa seni yang tinggi.

Tentang Pendiri Museum OHD Magelang

Oei Hang Djien merupakan pendiri Museum OHD Magelang, beliau lahir di Magelang 5 April 1939. Beliau akrab dipanggil dengan sebutan OHD merupakan seorang kolektor lukisan. Oei Hang Djien menyelesaikan studi kedokterannya pada tahun 1964 dan studi spesialisasi nya di Holland tahun 1966-1988.

Sekilas Tentang Museum OHD

OHD memulai koleksinya pada tahun 1970an. Untuk menyimpan seluruh koleksinya OHD membangun museum yang pada tahun 1997. Museum OHD sudah memiliki koleksi lebih dari 2000 karya seni, yang terdiri dari karya anak bangsa. Diantaranya adalah lukisan, pahatan, seni instalasi, patung ataupun new media art.

Karya seni ini dibuat oleh seniman-seniman besar Indonesia, seperti Affandi, S.Sudjojono, Hendra Gunawan, Widayat, dan Soedibio. Tapi tidak hanya karya seniman besar juga yang dipasang di museum ini, OHD juga menjadi wadah bagi seniman-seniman baru yang ingin menuangkan kreativitasnya.

Yang menarik pada museum ini, isi yang dipaparkan. Karya yang dibuat tidak hanya dari bahan baku baru saja, tapi ada juga yang terbuat dari bahan bekas. Selain itu, museum OHD pernah dinobatkan oleh Museum Rekor Indonesia (MURI) pada tanggal 23 April 2012 dengan kategori Gudang Tembakau yang Menjadi Museum dengan koleksi Lukisan Indonesia Terlengkap Mewakili Setiap Periode. Museum ini juga termasuk dalam museum terlengkap di Indonesia bahkan di dunia.

Alasan dibuat museum ini karena OHD ingin mengenalkan seni rupa Indonesia yang sangat luar biasa keindahannya kepada masyarakat seluruh dunia. OHD juga ingin museum ini menjadi pusat pembelajaran bagi generasi muda dan agar masyarakat dapat memahami karya seni Indonesia.

 

 

Sumber: visitmagelang.id