joomlarulit.com

images/logo.jpg

Polisi Mulai Mendata Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas

Jakarta - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya tampaknya serius ingin memberdayakan sukarelawan pengatur lalu lintas (supeltas). Satuan Lalu Lintas di lima wilayah DKI Jakarta sudah mulai melakukan pendataan.

"Untuk supeltas masih dalam tahap pendataan. Kami datakan dulu orang-orangnya, di mana saja titik-titiknya," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Halim Pagarra kepada detikcom, Jumat (4/8/2017).

Halim belum tahu persis berapa jumlah supeltas yang sudah terdatakan saat ini. Ia memberi target kepada jajaran Satwilantas untuk segera menyerahkan data-datanya dalam tempo satu bulan. "Dua minggu ini masih pendataan. Saya kasih target ke Satwilantas untuk mengumpulkan datanya satu bulan ini," imbuh Halim.

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya juga masih menggodok terus wacana ini. Pihak Pemprov DKI Jakarta juga sudah diajak bicara mengenai rencana ini. "Kami masih terus berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan Pemprov DKI Jakarta," sambungnya.

Lebih jauh, Halim mengatakan pemberdayaan supeltas ini diatur dalam Undang-Undang No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Dalam Pasal 256, disebutkan bahwa masyarakat punya hak untuk memberikan pantauan dan memberikan informasi kepada pembina dan penyelenggara lalu lintas angkutan jalan.

"Jadi supeltas ya, bukan 'Pak Ogah'. Namanya supeltas, sukarelawan pengatur lalu lintas, jadi orang ini yang betul-betul secara sukarela mengatur lalu lintas," tandasnya.