joomlarulit.com

images/logo.jpg

Badan Jalan Menuju Habornas Tobasa Amblas

Jalan Provinsi menuju daerah Habornas (Habinsaran, Borbor, Nassau) di Kabupaten Toba Samosir, tepatnya daerah Parsanggaran Parsoburan, Kecamatan Habinsaran Kabupaten Toba Samosir, amblas. Hampir setengah badan jalan provinsi yang merupakan satu-satunya akses jalan menuju daerah ini turun.

Kondisi ini sendiri, sempat meng­ham­bat arus lalu lintas yang akan menuju dan keluar dari daerah Habin­saran. Sementara, untuk penanganan jalan, supaya bisa dilintasi serta sema­kin meluasnya ablasnya jalan, bagian badan jalan yang longsor, sudah ditutup dengan tanah.

Sesuai dengan keterangan M Pardosi salah seorang warga kepada wartawan, Rabu (31/1) menyebutkan, bahwa badan jalan provinsi ini, amblas beberapa hari yang lalu. Kondisi ini bisa terjadi, mengingat selain tanah labil, bahwa air yang mengalir setiap hujan turun, selalu melalui badan jalan.

Akibat buruknya saluran air, maka setika hujan turun, maka air akan mengalir melalui badan jalan yang da­tang dari daerah perkampungan yang tidak jauh dari lokasi. Saluran air kurang b aik. Makanya tumpahan air yang dating dari atas, semua tumpah ke badan jalan, terang Pardosi.

Amblasnya badan jalan provinsi ini sendiri, kata Pardosi, langsung men­dapat perhatian dari aparat peme­rintah yang ada di Kecamatan Habin­saran. Selain badan jalan, langsung dibuatkan tanda jalan rusak oleh warga, agar para pengendara yang melintas untuk berhati-hati dan tidak masuk ke dalam lubang.

Salah seorang warga Parsoburan Habinsaran Tobasa, P Siagian, minta agar Pemerintah Propinsi untuk mem­buat jalan provinsi alternatif menuju daerah Habornas. Pasalnya, selain hanya satu-satunya akses jalan me­nuju 3 Kecamatan yang ada di To­basa, jalan provinsi yang sekarang pun sangat rawan longsor. Saat ini, sejumlah titik, sudah banyak yang mengalami longsor.

Sehingga, harapan kita, peme­rin­tah provinsi, agar segera membuat ja­lan alternatif. Karena sekarang ini, su­dah ada jalur jalan alternative yang di­gunakan sebahagian warga melalui jalan alternative ini, khususnya para pengedara sepeda motor yang akan berangkat ke daerah Toba dari Habor­nas. Jalur ini sendiri, sangat mengura­ngi jarak tempuh dan waktu yang dibutuhkan. Akan tetapi jalur ini be­lum bisa dilintasi kendaraan roda 4, karena jika melalui jalur ini, harus dibuatkan jembatan permanen terbuat dari beton.

“Jalur ini masih digunakan para para pengendara sepeda motor saja. Karena harus melalui jembatan gantung (Rambing) yang dibangun oleh Pemkab Tobasa di zaman Bupati Tobasa dibawah pimpinan Monang Sitorus,” sebut Siagian.

 

Sumber: Harian.analisadaily.com

Top