joomlarulit.com

images/logo.jpg

Jelang Mudik Lebaran, Dishub Pantau Kondisi Jalan Nasional dan Provinsi Serta Tambah Rambu Jalan

Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Dinas Perhubungan (Dishub) akan menginventarisir kondisi jalan nasional dan provinsi serta prasarana jalan untuk mempersiapkan musim arus mudik lebaran tahun 2018. Pasalnya, rambu jalan menjadi komponen krusial dalam memberikan kelancaran dan keamanan bagi pemudik.

Kepala Dinas Perhubungan Lampung, Qodratul Ikhwan menjelaskan, inventarisir tersebut dilakukan instansi terkait dalam Tim Koordinasi Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Terpadu (TKPALT) Tahun 2018. Melihat kondisi jalan nasional dan provinsi tampak kekurangan rambu yang terpasang.

“Disepanjang jalan nasional itu masih sangat kurang rambu. Untuk itu diinventarisir rambu-rambu yang krusial. Inventarisir juga jalan yang rusak secara berkelanjutan. Nanti dimonitor jalan-jalan yang sudah diperbaiki dan yang belum,” kata Qodratul dalam rapat persiapan mudik lebaran, di kantor Dishub Lampung, (15/4/2018).

Menurutnya, antisipasi terhadap daerah rawan longsor harus mensiagakan alat berat dan mobil derek diwilayah rawan kemacetan untuk menghindari kendaraan yang mogok, sehingga menambah parah kemacetan. Pihaknya juga sudah mulai melakukan pengecekan terhadap angkutan lebaran.

“Cek kendaraan sudah dimulai dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, (14/4/2018), tetapi secara resminya kami jadwal dulu dan stiker angkutan lebaran sudah kami siapkan. Untuk posko juga diharapkan harus dipastikan punya pelayanan standar P3K, tempat istirahat 2-3 orang, dan lebih baik jika bisa bekerja sama dengan bengkel,” ujarnya.

Qodratul menambahkan, arus mudik secara efektif akan dimulai sejak 8 Juni, walaupun libur hari raya idul Fitri secara efektif dan serentak baru 11 Juni.

“Walaupun begitu, kami harus terus koordinasi, karena kami tidak bisa memprediksi secara pasti pergerakan penumpang. Mungkin saja bisa lebih cepat,” urainya.

Sementara itu, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah VI, Bengkulu-Lampung, Kolonel Inf Rahman Sujana mengatakan, dalam menghadapi arus mudik lebaran ini pihaknya tentu akan melakukan cek kesiapan kendaraan dalam provinsi dan antar provinsi, termasuk pada pusat pemberhentian bus pariwisata.

“Kami juga buka enam posko, yaitu di kantor kami, terminal rajabasa, pelabuhan bakauheni, dan UPPKB Way Urang, serta dua posko di jalan alternatif di Jalan By Pass Kalibalok dan Baruna Panjang. Kami juga terus mempersiapkan terminal Rajabasa. Secara sarana memang banyak keterbatasan, tetapi kami lakukan rehab kecil dari kebersihannya dulu,” kata dia.

Khusus pada UPPKB Way Urang terdapat jembatan timbang yang masih belum operasional, karena masih pembangunan. Diperkirakan jembatan tersebut baru bisa dioperasikan setelah lebaran. Namun, adanya fasilitas itu akan dibuatkan pula tempat peristirahatan.

“Rencananya ada dua titik rest area,” ujar Rahman.

Sementara, Sekretaris Dishub, Minto Rahardjo mengatakan pengecekan kesiapan lebaran sudah dimulai sejak Senin dan secara resmi stiker angkutan lebaran akan dibagikan sejak H-30.

“Stikernya kami bagikan di 15 kabupaten/kota,” tuturnya.

 

 

Sumber: kupastuntas.co

Top